Kamis, 19 Januari 2012

Perintah Administrasi Jaringan Berbasis Linux


PERINTAH ADMINISTRASI JARINGAN
 BERBASIS LINUX

1.     ifconfig
Ifconfig merupakan command pada konsole linux yang seringkali digunakan untuk mengkonfigurasi interface jaringan. Pada aplikasi sehari-hari, biasanya ifconfig hanya untuk menampilkan informasi tentang hardware ethernet yang terpasang. Informasi ini berupa MAC address, IP address, netmask, broadcast address, maximum transfer unit, mode multicast dan lainnya.


 
2.     iwconfig
# iwconfig [interface] mode master
Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses poin
# iwconfig [interface] mode managed
Menjadikan kartu PCMCIA Anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur
# iwconfig [interface] mode ad-hoc
Mengeset kartu Anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin
# iwconfig [interface] mode monitor
Mengeset kartu Anda dalam mode monitor
# iwconfig [interface] essid “SSID_Anda”
Konfigurasikan ESSID jaringan Anda.
# iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111
Mengeset kunci WEP 128bit
# iwconfig [interface] key 11111111
Mengeset kunci WEP 65 bit
# iwconfig [interface] key off
Menonaktifkan kunci WEP
# iwconfig [interface] key open
Menset sebagai open mode, tidak diperlukan autentikasi
# iwconfig [interface] channel [channel no.]
Menset sebuah channel 1-14
# iwconfig [interface] channel auto
Memilih channel otomatis
# iwconfig [interface] ap 11:11:11:11:11:11
Memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP
# iwconfig [interface] rate 11M
Kartu akan menggunakan kecepatan tertentu
# iwconfig [interface] rate auto
Memilih kecepatan otomatis

3.     ping
Ping merupakan perintah untuk mengecek komunikasi jaringan dalam TCP/IP. Ping akan mengirimkan internet control message protocol ( ICMP ) echo request ke ip address komputer yang dituju dan meminta respon dari komputer tersebut.Berikut jenis-jenis perintah ping :
·         ping -i 8 192.168.1.1 ( menambah interval waktu antara paket )
·         ping localhost atau ping 0
·         ping -c 5 yahoo.com
·         ping -f localhost ( flood the network )
·         ping -c 5 -q 192.168.1.1 ( print ringkasan statistik ping )
·         ping -s 150 localhost ( mengubah ukuran ping – bytes)
·         ping -R 192.168.1.1 ( mencetak rute jaringan )

4.     traceroute
Traceroute biasa digunakan untuk mengetest koneksi link terhadap suatu server. Perintah ini akan menampilkan routing paket TCP/IP dari host kita ke host yang dituju. traceroute hampir sama dengan ping dalam penggunaannya menggunakan paket ICMP. Ada beberapa pilihan yang lebih spesifik pada traceroute. Pilihan itu di jelaskan dengan detail pada halaman manual.


5.     netstat
Perintah ini digunakan untuk mengetahui aktivitas/koneksi jaringan pada komputer yang anda gunakan, serta statistiknya. Perintah ini dapat digunakan juga untuk menampilkan statistik jaringan dari interface pada komputer anda, menampilkan socket network, menampilkan protocol yang digunakan, dll.


6.     arp
Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi secara langsung dengan kita.


 



7.     nslookup
Perintah ini digunakan untuk melihat alamat IP dari domain yang ada pada DNS server. Untuk perusahaan yang mempunyai aplikasi berbasis web dan DNS server sendiri, perintah ini dapat digunakan untuk mengecek kinerja dari DNS server itu sendiri ata ketika DNS server down, otomatis aplikasi web tidak dapat digunakan, untuk menanggulanginya anda bisa menggunakan
% nslookup 64.57.102.34

8.     hostname
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts. Host dapat kita lakukan seperti ini. host dipergunakan untuk menterjemahkan nama ke alamat IP. Itu adalah sebuah program utilitas yang sangat cepat dan mudah tanpa banyak fungsi.

9.     mtr
Command gabungan ping dan traceroute

10. ssh
ssh - SSH client (remote login program) "ssh adalah program untuk login ke mesin remote dan untuk mengeksekusi perintah pada mesin remote".
 sintaks :
ssh [options] [user]@hostname
contoh :
 $ ssh ­-l guest 10.105.11.20


11. ftp
FTP kependekan dari File Transfer Protocol. Protokol ini mengijinkan Anda untuk mengirim dan menerima berkas diantara dua komputer. Terdapat server FTP dan klien FTP.  Untuk terhubung ke sebuah server FTP, cukup jalankan perintah ftp(1) dan tentukan host :
% ftp [port]

12. wget
wget(1) adalah sebuah utilitas perintah baris yang akan mendownload berkas-berkas dari URL yang telah ditentukan. Meskipun bukan sebuah browser web, wget digunakan untuk mengambil semua atau sebagian halaman web untuk dilihat secara offline, atau untuk mendownload berkas dari server HTTP atau FTP. Sintaks dasarnya adalah:
% wget
Anda juga bisa memberikan opsi-opsi. Misalnya, perintah berikut akan mendownload halaman web Slackware :
% wget --recursive http://www.slackware.com
 
13.        services

14.        ifup
Perintah mengaktifkan ethernet.
 # ifup eth1  –> menghidupkan eth1

15.        ifdown
Perintah mematikan ethernet.
#ifdown eth1  –> mematikan eth1


16.        tcp dumb
Menangkap dan mendisplay packet header dari paket yang ditangkap.


17.        mii tool
Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum.
18.        route
Perintah ini digunakan untuk membuat jalur baru (routing) pada komputer ke suatu jaringan, biasanya pada LAN atau WAN . Kemudian untuk mengetahui proses lalu lintas jaringan anda, untuk mengetahui informasi jalur host, gateway, dan network destination anda untuk paket yang akan dikirim dengan perintah route print, sebenarnya perintah ini sama dengan netstat -r. Memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing.

19.        netconfig
Command untuk konfigurasi ip secara permanen.

20.        lspci
Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.


21.        ipchains
Ipchains adalah tool administrasi yang digunakan untuk mengaktifkan dan mengawasi aturan-aturan tertentu yang diimplementasikan pada paket yang melewatinya. Ipchains biasanya dijalankan di komputer gateway.
Aturan-aturan ini dapat dikatagorikan kedalam 4 buah katagori umum yaitu:
·         input
·         output
·         forward
·         user defined
Parameter untuk ipchains cukup banyak, anda dapat mempelajarinya sendiri dengan mengetikkan :
# man ipchains
atau
# info ipchains


2 komentar: