PERINTAH
ADMINISTRASI JARINGAN
BERBASIS LINUX
1.
ifconfig
Ifconfig merupakan command pada konsole linux yang
seringkali digunakan untuk mengkonfigurasi interface jaringan. Pada aplikasi
sehari-hari, biasanya ifconfig hanya untuk menampilkan informasi tentang
hardware ethernet yang terpasang. Informasi ini berupa MAC address, IP address,
netmask, broadcast address, maximum transfer unit, mode multicast dan lainnya.


2. iwconfig
#
iwconfig [interface] mode master
Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses poin
Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses poin
#
iwconfig [interface] mode managed
Menjadikan kartu PCMCIA Anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur
Menjadikan kartu PCMCIA Anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur
#
iwconfig [interface] mode ad-hoc
Mengeset kartu Anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin
Mengeset kartu Anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin
#
iwconfig [interface] mode monitor
Mengeset kartu Anda dalam mode monitor
Mengeset kartu Anda dalam mode monitor
#
iwconfig [interface] essid “SSID_Anda”
Konfigurasikan ESSID jaringan Anda.
Konfigurasikan ESSID jaringan Anda.
#
iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111
Mengeset kunci WEP 128bit
Mengeset kunci WEP 128bit
#
iwconfig [interface] key 11111111
Mengeset kunci WEP 65 bit
Mengeset kunci WEP 65 bit
#
iwconfig [interface] key off
Menonaktifkan kunci WEP
Menonaktifkan kunci WEP
#
iwconfig [interface] key open
Menset sebagai open mode, tidak diperlukan autentikasi
Menset sebagai open mode, tidak diperlukan autentikasi
#
iwconfig [interface] channel [channel no.]
Menset sebuah channel 1-14
Menset sebuah channel 1-14
#
iwconfig [interface] channel auto
Memilih channel otomatis
Memilih channel otomatis
#
iwconfig [interface] ap 11:11:11:11:11:11
Memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP
Memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP
#
iwconfig [interface] rate 11M
Kartu akan menggunakan kecepatan tertentu
Kartu akan menggunakan kecepatan tertentu
#
iwconfig [interface] rate auto
Memilih kecepatan otomatis
Memilih kecepatan otomatis

3. ping
Ping merupakan perintah untuk mengecek komunikasi
jaringan dalam TCP/IP. Ping akan mengirimkan internet control message
protocol ( ICMP ) echo request ke ip address komputer yang dituju dan meminta
respon dari komputer tersebut.Berikut jenis-jenis perintah ping :
·
ping -i 8
192.168.1.1 ( menambah interval waktu antara paket )
·
ping
localhost atau ping 0
·
ping -c 5
yahoo.com
·
ping -f
localhost ( flood the network )
·
ping -c 5
-q 192.168.1.1 ( print ringkasan statistik ping )
·
ping -s
150 localhost ( mengubah ukuran ping – bytes)
·
ping -R
192.168.1.1 ( mencetak rute jaringan )


4.
traceroute
Traceroute biasa digunakan untuk mengetest koneksi
link terhadap suatu server. Perintah ini akan menampilkan routing paket TCP/IP
dari host kita ke host yang dituju. traceroute hampir sama
dengan ping dalam penggunaannya menggunakan paket ICMP. Ada beberapa pilihan
yang lebih spesifik pada traceroute. Pilihan itu di jelaskan dengan detail pada
halaman manual.


5. netstat
Perintah ini digunakan untuk
mengetahui aktivitas/koneksi jaringan pada komputer yang anda gunakan, serta
statistiknya. Perintah ini dapat digunakan juga untuk menampilkan statistik
jaringan dari interface pada komputer anda, menampilkan socket network,
menampilkan protocol yang digunakan, dll.



6.
arp
Merupakan tools yang dipakai
untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi secara langsung dengan
kita.




7. nslookup
Perintah ini digunakan untuk
melihat alamat IP dari domain yang ada pada DNS server. Untuk perusahaan yang
mempunyai aplikasi berbasis web dan DNS server sendiri, perintah ini dapat
digunakan untuk mengecek kinerja dari DNS server itu sendiri ata ketika DNS
server down, otomatis aplikasi web tidak dapat digunakan, untuk
menanggulanginya anda bisa menggunakan
% nslookup 64.57.102.34


8.
hostname
Menampilkan nama
local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf
(sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file
/etc/hosts. Host
dapat kita lakukan seperti ini. host dipergunakan untuk menterjemahkan nama ke
alamat IP. Itu adalah sebuah program utilitas yang sangat cepat dan mudah tanpa
banyak fungsi.


9.
mtr
Command gabungan ping dan traceroute


10.
ssh
ssh - SSH client (remote login program)
"ssh adalah program untuk login ke mesin remote dan untuk mengeksekusi
perintah pada mesin remote".
sintaks :
ssh [options] [user]@hostname
contoh :
$ ssh
-l guest 10.105.11.20




11.
ftp
FTP kependekan dari File
Transfer Protocol. Protokol ini mengijinkan Anda untuk mengirim dan menerima berkas
diantara dua komputer. Terdapat server FTP dan klien FTP. Untuk terhubung ke sebuah server FTP, cukup
jalankan perintah ftp(1) dan tentukan host :
% ftp [port]


12.
wget
wget(1) adalah sebuah
utilitas perintah baris yang akan mendownload berkas-berkas dari URL yang telah
ditentukan. Meskipun bukan sebuah browser web, wget digunakan untuk mengambil
semua atau sebagian halaman web untuk dilihat secara offline, atau untuk
mendownload berkas dari server HTTP atau FTP. Sintaks dasarnya adalah:
% wget

Anda juga bisa memberikan
opsi-opsi. Misalnya, perintah berikut akan mendownload halaman web Slackware :
% wget --recursive http://www.slackware.com

13.
services

14.
ifup
Perintah
mengaktifkan ethernet.
#
ifup eth1 –> menghidupkan eth1


15.
ifdown
Perintah mematikan ethernet.
#ifdown eth1
–> mematikan eth1



16.
tcp dumb
Menangkap
dan mendisplay packet header dari paket yang ditangkap.

17.
mii tool
Untuk
melihat apakah linknya sudah ada atau belum.


18.
route
Perintah ini digunakan untuk
membuat jalur baru (routing) pada komputer ke suatu jaringan, biasanya pada LAN
atau WAN . Kemudian untuk mengetahui proses lalu lintas jaringan anda, untuk
mengetahui informasi jalur host, gateway, dan network destination anda untuk
paket yang akan dikirim dengan perintah route
print, sebenarnya perintah ini sama dengan netstat -r. Memeriksa
tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing.

19.
netconfig
Command
untuk konfigurasi ip secara permanen.

20.
lspci
Merupakan
tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface
jaringannya sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller
atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

21.
ipchains
Ipchains
adalah tool administrasi yang digunakan untuk mengaktifkan dan mengawasi
aturan-aturan tertentu yang diimplementasikan pada paket yang melewatinya.
Ipchains biasanya dijalankan di komputer gateway.
Aturan-aturan
ini dapat dikatagorikan kedalam 4 buah katagori umum yaitu:
·
input
·
output
·
forward
·
user defined
Parameter
untuk ipchains cukup banyak, anda dapat mempelajarinya sendiri dengan
mengetikkan :
#
man ipchains
atau
#
info ipchains



bagus buat semester 5
BalasHapusisi lagi materinya. juragan tentang linux etc.....
BalasHapus